Jumat, 18 Maret 2011

KADAR GARAM RENDAH MEMBUAT JANTUNG LEBIH SEHAT

Kadar Garam Rendah

Garam atau natrium klorida (NaCl) merupakan sejenis mineral yang lazim dimakan manusia, berbentuk kristal putih yang dihasilkan dari air laut. Garam sangat diperlukan oleh tubuh, akan tetapi apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai penyakit diantaranya tekanan darah tinggi. Selain, untuk dikonsumsi garam juga dapat dipakai sebagai bahan pengawet makanan dan juga bumbu dapur. Dalam ilmu kimia, garam merupakan senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion) sehingga berbentuk senyawa netral yang terbentuk dari reaksi asam dan basa, misalnya: HCl + NH3 --NH4Cl.

Australia membuatsuatu aturan yang mewajibkan setiap produsen  makanan mengurangi kadar garam, tujuannya agar dapat menurunkan jumlah penderita serangan jantung. Pengurangan kadar garam tersebut dapat menurunkan 18% serangan jantung, hal itu merupakan suatu yang wajar karena garam yang berlebih dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Orang dewasa disarankan untuk mengkonsumsi 6 gram atau sekitar satu sendok teh per hari. Serangan jantung merupakan pembunuh nomor satu di Indonesia bahkan di dunia, sehingga sudah saatnya mengurangi konsumsi garam secara perlahan-lahan. 

Banyak negara seperti halnya Finlandia, As, Inggris, Kanada, Prancis, Australia, dan Selandia Baru telah mengadopsi program penurunan kadar garam berbasis pada label dan pengurangan secara sukarela. Seperti halnya di Inggris lembaga yang peduli terhadap kesehatan jantung Heart Charity mengatakan bahwa langkah sukarela yang dilakukan perusahaan makanan di Inggris untuk mengurangi kadar garam memberi banyak perubahan. Manfaat kadar garam rendah diantaranya:
  • Mengurangi resiko serangan jantung dan stroke,
  • Mempercepat proses metabolisme tubuh,
  • Pemberantasan gangguan akibat kekurangan Iodium atau gaki,
  • Dapat digunakan sebagai oralit alami, dll.

Klik disini: http://universal-24july.blogspot.com/
 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar