Kamis, 17 Februari 2011

Presiden Palestina Mau Pemilu di Seluruh Wilayah

Kamis, 17 Februari 2011 23:34 WIB 
RAMALLAH--MICOM: Presiden Palestina Mahmud Abbas pada Kamis (17/2) mengatakan sebuah rencana pemilihan umum yang hanya digelar di wilayah Tepi Barat namun tidak untuk wilayah Gaza adalah sesuatu yang tidak dapat diterima.

"Pemilihan legislatif dan presiden harus dilakukan di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Jerusalem Timur," katanya dalam konferensi pers bersama ketika menerima kunjungan Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta.

"Sesuatu yang tidak dapat diterima jika pemilu hanya digelar di Tepi Barat namun tidak di Gaza. Itu merupakan hal yang mustahil," katanya yang merujuk kepada penolakan penguasa Hamas di Gaza untuk tidak ambil bagian dalam pemungutan suara.

"Perpecahan internal merupakan bahaya terbesar yang kita hadapi. Masalah pertama kita kini adalah memulihkan persatuan nasional. Makanya, kami menyerukan untuk diadakannya pemilihan umum presiden dan legislatif sehingga warga dapat menjawab pertanyaan itu," katanya.

Pekan lalu, pemimpin Palestina itu mengumumkan akan menggelar pemilihan umum presiden dan legislatif pada September. Pemilihan lokal juga dijadwalkan pada 9 Juli.

Namun kelompok pergerakan Islam Hamas, pihak oposisi Fatah yang menguasai Otoritas Palestina berbasis di Ramallah pimpinan Abbas, telah menolak ajakan untuk pemilihan umum itu.

Hamas mengatakan tidak akan ambil bagian dalam proses pemilihan umum itu tanpa adanya perjanjian rekonsiliasi antara dua pihak yang bertentangan itu. (Ant/OL-5)  



Tidak ada komentar:

Posting Komentar